INDRALAYA- Madrasah Aliah Al Ittifaqiah Idralaya. Lembaga bukan hanya aktif mencerdaskan para santrinya dalam hal akademis dan juga nila-nilai ibadah namun juga dapat mencetak generasi yang unggul dalam berbahasa asing contohnya seperti Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Santri Madrasah Aliah di Pondok Pesantren Al Ittifaqiah Indralaya, wajib menggunakan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab dalam berkomunikasi sehari-hari. Itu merupakan komitmen agar nanti parasantri yang telah lulus memiliki basic dua bahasa tersebut.

”Memang untuk santri baru akan terasa sulit, namun lama kelamaan akan terbiasa. Kita setiap habis salat subuh dan sesudah sholat magrib diberikan hafalan kosakata. Namun, memang tidak di perbolehkan untuk menggunakan bahasa daerah,” ujar Davik dari ketua lembaga bahasa di MA Al Ittifaqiah. Jika santri melanggar untuk berbahasa Indonesia dan Daerah langsung dikenakan sangsi di tempat. Hal tersebut terlihat dari aktifnya para santri dalam menggunakan 2 bahasa asing tersebut dalam kehidupan sehari-hari, bahkan ada juga berbagai kegiatan edukatif dan positif lainya yang turut memperkaya kualitas santri dalam berbahasa asing seperti Muhdhoroh, Mufrodats, Muhadasah dan lain-lain. keberhasilan ini juga terbukti para alumni yang mampu meraih aneka biasiswa sekolah seperti melanjutkan study ke negeri para nabi seperti  Mesir, Madinah, Turki dll. Tentunya hal tersebut akan lebih mudah menarik karna didukung dengan lingkungan yang full berbahasa dan juga kaya akan aneka kegiatan bernuansa bahasa.

author
 

Tinggalkan pesan "Sehari-hari Berbahasa Arab dan Inggris"

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *