Indralaya- Upacara bendera yang di adakan di halaman kampus A Al Ittifaqiah Indralaya, upacara yang dihadiri langsung oleh kepala sekolah, waka I, Waka II, Pengawas dan seluruh staf aliyah. Ponpes adalah lembaga pendidikan tertua di Indonesia. Ponpes sudah memiliki label selain sebagai tempat mengembangkan para santri, juga menanamkan ahlak mulia. Dalam mempelajari suatu ilmu kita juga harus belajar tentang adab. Karena tanpa adab, ilmu yang dimiliki seseorang cenderung membuat dirinya menjadi sombong. Merasa paling tinggi ilmunya, merasa paling benar, paling pintar, cerdas, selalu memandang bodoh dan rendah orang lain.

”Orang beradab sudah pasti berilmu,Orang berilmu belum tentu beradab.  Ungkap waka I Ustadzah Nurlaily Farades sebagai pembina upacara.

Setela upacara dilanjut dengan pengumuman dan pemberian penghargaan kepada paskibraka Sebanyak 3 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten 3 orang , dan 20 anggota Paskibraka menjadi anggota Paskibraka di dalam kampus pondok pesantren Al Ittifaqiah mendapat piagam penghargaan dari Madrasah Aliyah, Senin (06/09).

“Mari kita maknai pandemi ini sebagai satu cara untuk mengasah ketahanan kita, kemampuan kita, eksistensi dari anak-anak bangsa, agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang kuat dengan memaknai pandemi sebagai hal positif maka akan menjadi kekuatan bagi bangsa kita untuk tidak lemah,” tutur kepala sekolah Anita, S.Pd.

“Kami harap ke depan bagaimana potensi yang kalian miliki ini harus bisa disebarkan kepada teman-teman kalian yang lain, kalian harus bisa jadi motivator bagi yang lain. Kita harus berbagi energi positif dengan sesama kita,” harapnya.

 

 

 

 

Tinggalkan pesan "20 Paskibraka Dapat Piagam Penghargaan"

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *